Detail Cantuman

Buku

Pengarang / Pembuat:

Yudhi AW

Judul:

Diponegoro: Pangeran Bermata Tajam Berkilat Iman

Keterangan Publikasi:

Yogyakarta : Diva Press, 2010.

Abstrak / Ringkasan:

Hidup dan mati ada dalam genggaman Ilahi. Takdir adalah kepastian, tapi hidup harus tetap berjalan. Proses kehidupan adalah hakikat, sementara hasil akhir hanyalah syariat. Gusti Allah akan menilai ketulusan perjuangan manusia, bukan hasil akhirnya. Kalaupun harus menjumpai kematian, itu artinya mati syahid di jalan Tuhan. Perang Diponegoro berkobar! Kaum ulama dan umara bersatu memanggul senjata demi satu tujuan: membangun pemerintahan berdasarkan syariat Islam, melepaskan diri dari cengkeraman londo kafir. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Jenderal De Kock menarik seluruh pasukan yang berada di luar Jawa, memperkuat barisan demi menumpas pemberontakan Diponegoro. Taktik stelsel benteng pun diterapkan. Namun, Diponegoro tak mampu dilumpuhkan. Sementara biaya yang dikeluarkan dalam Perang Jawa ini menguras kas pemerintah Hindia Belanda. Belanda di ambang kebangkrutan... Ketika segala upaya telah dikerahkan. Ketika segenap dana telah dikucurkan. Ketika seluruh serdadu telah dikorbankan, sementara kemenangan tak jua didapatkan, maka hanya ada satu cara: menggadaikan sikap kesatria. Dan, itulah yang diakukan Gubernur Jenderal: menangkap Diponegoro di meja perundingan.

Subjek / Kata Kunci:

Pahlawan Nasional

Perang Jawa 1825-1830

Pangeran Diponegoro - 1785-1855

Nama Terkait Pembuatan Karya Ini:

Elis Widayanti

Dokumen Digital :


bermata tajam1.jpg
(19415 bytes).