Detail Cantuman

Kliping Artikel

Bahasa:

Indonesia

Pengarang / Pembuat:

Andri Setiawan

Judul:

Sentot Alibasah, Panglima Perang Termuda Pangeran Diponegoro

Abstrak / Ringkasan:

Sentot Alibasah Abdulmustopo Prawirodirdjo merupakan putra dari Raden Ronggo Prawirodirdjo III, Bupati-Wadono Montjonegoro Timur . Sentot bergabung dengan Diponegoro pada Agustus 1825 di Selarong. Kala itu usia Sentot baru menginjak 17 tahun. Kepandaiannya dalam perang gerilya membuat Sentot tak hanya dihormati oleh pasukannya melainkan juga oleh pasukan Belanda. Ia diakui sebagai musuh yang tangguh. Namun karena kondisi perekonomian rakyat yang semakin memburuk karena perang tak kunjung usai, Sentot memilih menyerah . Sentot akhirnya menyerah kepada Belanda pada 16 Oktober 1829. Sentot dikirim ke Bengkulu untuk menjalani masa pembuangan. Sentot Alibasah Abdulmustopo Prawirodirdjo meninggal dunia di pembuangan pada 17 April 1855 dalam usia 47 tahun

Subjek / Kata Kunci:

Pangeran Diponegoro - Pahlawan

Sentot Alibasah Abdulmustopo Prawirodirdjo

Perang Diponegoro

Panglima Perang

Nama Terkait Pembuatan Karya Ini:

Sumber Informasi:

https://historia.id/militer/articles/sentot-alibasah-panglima-perang-termuda-pangeran-diponegoro-vo1Ge

Dokumen Digital :

Sentot Alibasah, Panglima Perang Termuda Pangeran Diponegoro.pdf
597996 bytes.
(Dibutuhkan aplikasi pembaca dokumen PDF)